Persiapkan Visitasi, MTsN 1 Pasuruan Selenggarakan Workshop Pengembangan Layanan SKS Berbasis UKBM

Senin, 08 April 2019

Kab.  Pasuruan ( MTsN 1 Pasuruan)  – MTsN 1 Pasuruan,  adalah salah satu madrasah di Kabupaten Pasuruan yang sudah melaunching layanan Sistem  Kredit Semester  (SKS). Sebagai bentuk dari tindak lanjut layanan SKS, tim visitasi SKS akan mengadakan visitasi ke madrasah yang sudah menyelenggarakan layanan SKS,  yang akan dijadwalkan pada bulan Mei mendatang. Untuk mempersiapkan hal tersebut diatas, MTsN 1 Pasuruan menyelenggarakan Workshop Pengembangan SKS Berbasis Unit Kegiatan Belajar Mandiri  (UKBM) . Workshop kali ini diselenggarakan di Hotel Selecta Batu yang dimulai pada hari Sabtu (6/4) sampai Minggu (7/4).

Dalam kegiatan ini,  madrasah mengundang narasumber SKS dari MTsN 3 Pamekasan,  Agus Budi Harianto. Kegiatan ini dibuka langsung oleh  H. Mohammad As’adul Anam selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan beserta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Najib Kusnanto.

Dalam sambutannya, As’adul anam menyampaikan 3 hal penting dihadapan peserta workshop, antara lain terkait Penanganan Aset Sumber Daya Manusia (SDM), yakni menitikberatkan pada Peningkatan Sumber Daya Manusia dengan cara melalui peningkatan tenaga pendidik dan Kependidikan di madrasah, dan juga terkait Bisnis Proses dengan mengedepankan layanan sebagai salah satu bentuk pemberian layanan kepada masyarakat. Terkait pelayanan proses, Kepala Kemenag membaginya dalam bentuk pelayanan bagi yang berkebutuhan khusus dan layanan bagi yang superior, contohnya adalah layanan SKS.

Tujuan dari workshop ini adalah,  agar guru-guru menghasilkan produk berupa Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM ). Workshop ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebanyak 72 orang yang ada di MTsN 1 Pasuruan. Adapun tema Workshop adalah Dengan Workshop Pengembangan Program SKS Berbasis UKBM Dan Penyusunan Dokumen Kurikulum 2013, Kita Tingkatkan Kinerja Aparatur Dalam Jajaran MTsN 1 Pasuruan Yang Hebat Bermartabat. 

Kepala Madrasah, Bustanul Arifin memberikan semangat  kepada para peserta workshop,  agar terus belajar  dan belajar serta menjadikan madrasah sebagai tujuan bagi masyarakat  sehingga kepercayaan dari masyarakat harus kita jaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *